Pohon yang selalu aku rindukan
Pohon yang selalu aku rindukan
Dulu, di belakang rumahku, ada Pohon yang rindang sekali
Daunnya yang lebat membuat suasana sejuk jika berada dibawahnya
Sewaktu aku masih bocah, aku sering bermain-main disekelilingnya
Terkadang aku berayun-ayun dan bersandar di bawahnya
Angin yang bertiup lembut membelai wajahku
Hangatnya sinar matahari menerpa wajahku disela-sela rimbun daun
Seiring berjalannya waktu, pohon itu makin lama makin tua
Daunnya mulai mengering, berwarna coklat, berjatuhan disekitarnya
Batang sudah mulai mengelupas
Cabang-cabangnya banyak yang patah
Kering tak berdaya
Akhirnya pada suatu ketika, Pohon itu mulai rapuh dan karena suatu sebab
Pohon yang selama ini meneduhiku
Pohon yang selama ini menghibur hatiku dikala sedih
Pohon yang selama ini tempatku berayun
Pohon yang selama ini selalu memberikan buahnya yang terbaik untukku
Pohon yang selalu menantiku diwaktu aku pulang dari perantauan
Dan kini, Pohon itu telah tiada dan pergi dari dunia.
Aku tahu, sudah saatnya Pohon itu pergi untuk selamanya dariku
Bisakah aku berjumpa kembali?
Bisa! Hanya saja aku harus beramal sebanyak-banyaknya untuk bisa ke surga dan berjumpa dengannya lagi
Aku pun selalu berdoa agar suatu saat nanti aku bisa kembali bertemu dengan sang Pohon yanga sangat aku rindukan
Mbah Putri, Miqdam rindu..
*) Puisi untuk mbah putri..




kita sedang ada diskusi efisiesni kertas di untuk menyelamatkan hutan dan pohon di http://ahnku.wordpress.com/2009/10/11/cintai-lingkungan-dengan-efisisensi-kertas/ berikan sebuah komentar ya…
October 12, 2009 at 1:38 pm
ehm, aku bukan cuma rindu mbah putri dam, semua….
karena yagn kupunya sekarang tinggal ayah n saudara2.
June 2, 2010 at 8:46 am
setiap orang pasti mempunyai kerinduan..sungguh indah
June 2, 2010 at 3:51 pm