Sebaik-baik orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain

Latest

Zakat dan Pengelolaan Sumberdaya Alam

Zakat sangat bergantung pada pengelolaan sumberdaya alam. Sumberdaya alam bukan sekedar faktor produksi melainkan sangat erat kaitannya dengan eksistensi muzakki dan mustahik.

Pengelolaan sumberdaya alam bergantung pada keputusan politik. Hal ini karena penguasaan sumberdaya alam bersifat komunal yang berkaitan dengan berbagai sektor. Tentu menjadi perhatian bagi kita mengingat saat ini tengah ramai diperbincangkan mengenai omnibus law UU Cipta Lapangan Kerja yang telah disahkan pada 05/10/2020 namun diprotes oleh rakyat.

Mudah-mudahan kolom yang pernah dimuat di Majalah Tabligh edisi Maret 2020 dapat memberikan manfaat, khususnya perspektif antara zakat dan sumberdaya alam.

Wallahua’lam

Miqdam Awwali Hashri

Kolom Majalah Tabligh edisi Maret 2020

Virus, Makhluk di Dua Alam

Sepemaham saya, virus dapat hidup di dua alam, yaitu alam dunia dan alam komputer. Saya rasa meskipun sama-sama virus, jenisnya berbeda.

Namun demikian, kedua jenis virus ini memiliki kesamaan, yaitu sama-sama merusak. Virus dunia menyebabkan orang sakit, virus komputer menyebabkan komputer atau sofwarenya rusak. Yang jelas keduanya sama-sama mengganggu. Mereka pun tidak bisa hidup sendiri, mereka hidup dalam masing-masing inangnya.

Selain itu, keduanya juga berpotensi menular. Mereka juga sama-sama kecil yang sulit dilihat oleh mata, namun daya rusaknya sama-sama nyata.

Perusahaan antivirus selalu meng-update produknya agar bisa mencegah virus komputer yang sedang mewabah. Begitu juga vaksin selalu diupayakan untuk dapat menangkal virus dunia. Namun biasanya penyebaran virus lebih maju satu langkah dibandingkan antivirus atau vaksin. Meskipun sudah diinstal antivirus pada komputer, seringkali masih saja virus menyerang. Begitu juga dengan virus dunia yang bisa menyerang manusia sekalipun sudah ditemuka vaksin.

Virus komputer bisa menyebar melalui sarana internet. Dia bisa menular melalui flash disk yang biasa dipake dari satu komputer ke komputer lain. Begitu juga virus dunia, dia juga bisa menular melalui berbagai jenis perantara, baik cairan, udara, maupun lainnya.

Cara menghindari virus komputer yang paling sederhana dan efisien adalah dengan tidak sembarangan mengakses suatu situs internet atau mencolokan flash disk dari komputer lain, apalah komputer dari warnet. Maka perlu pembatasan. Sebisa mungkin dihindari flash disk yang bekas dicolok dari komputer lain, apalagi kita tidak tahu riwayat komputer sebelumnya itu. Mau tidak mau harus dibatasi.

Begitu juga halnya dalam mencegah penyebaran virus dunia. Pencegahan yang efisien dan mudah dilakukan adalah dengan menghindari lokasi yang berpotensi menjadi tempat penyebarannya. Secara sederhana, semakin berkerumun suatu kelompok manusia, maka potensi penyebaran virusnya juga semakin besar. Oleh karena itu, biasanya agar mencegah penularan maka kegiatan berkerumun sebaiknya dihindari untuk pada saat kondisi-kondisi terjadinya pandemi. Jangankan virus, jamur seperti panu saja bisa menular. Tentu secara naluri dan kewajaran akal pikiran, kita tidak ingin tertular apalagi menulari.

Ikhtiar tersebut juga bukanlah semata-mata berasal dari pikiran manusia, melainkan ilmu yang diilhamkan oleh Allah SWT agar manusia dapat selamat dari kepunahan. Bayangkan jika manusia merasa masa bodoh dengan penyebaran virus yang berakibat berkurangnya jumlah penduduk manusia secara drastis, maka siapa yang akan mengelola bumi ini? Apalagi korban yang berjatuhan adalah dari golongan orang-orang beriman, berilmu, berakhlak mulia, beramal shalih, tentu kita sangat kehilangan sekali.

Wallahua’lam
M.A.H
Bogor 29/09/2020

Persinggungan Muhammadiyah dengan Kelompok Komunis

Oleh Miqdam Awwali Hashri

Sajian Utama pada Majalah Tabligh edisi Muharram 2020 / September 2020